KARAWANG — Sebanyak 12 siswa dan siswi SMK Pertanian Kabupaten Karawang resmi menyelesaikan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Glenmore Farm, kelompok tani yang bergerak di bidang pertanian, setelah menjalani proses pembelajaran dan praktik selama kurang lebih tiga bulan. Kegiatan pelepasan yang berlangsung pada Jumat (16/10/2026) tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Berakhirnya masa PKL menjadi momentum bagi para siswa untuk mengenang berbagai pengalaman selama belajar dan mengenal secara langsung aktivitas pertanian di lapangan. Suasana perpisahan semakin meriah ketika para siswa memberikan kejutan atau prank kepada Pak Ali selaku pengelola Glenmore Farm. Kejutan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemberian buket bunga sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih atas bimbingan serta pendampingan selama mereka mengikuti PKL. Selain buket bunga, pihak SMK Pertanian Kabupaten Karawang juga menyerahkan cendera mata kepada Pak Ali yang disampaikan melalui perwakilan wali murid. Pemberian tersebut menjadi simbol apresiasi dan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada para siswa untuk belajar dan mendapatkan pengalaman langsung di dunia pertanian. Adapun 12 siswa yang telah menyelesaikan PKL di Glenmore Farm terdiri dari Aldi Nugraha, Dian Tri Ayuni, Dwi Imel Pratiwi, Ilyassin, Yollandio Fattarisman, Muhammad Ikhsan Surachman, Septiani Rahayu, Siska Nuraeni, Yashir Abdul Hafizdh, Aufar Arshy Purnama, Muhammad Holil, dan Zahra Dwi Alfiah. Dalam kesempatan tersebut, Pak Ali berpesan agar hubungan silaturahmi yang telah terjalin selama tiga bulan tidak berhenti setelah masa PKL berakhir. “Jangan pernah putus silaturahmi. Kalau kalian mau main ke sini, pintunya terbuka lebar. Apalagi kalau ingin belajar terkait masalah pertanian,” ujar Ali. Menurut Ali, kegiatan PKL bukan hanya menjadi sarana bagi siswa untuk memenuhi kewajiban pendidikan, tetapi juga kesempatan untuk mengenal secara langsung dunia pertanian dan mengembangkan keterampilan yang dapat menjadi bekal di masa depan. Ia berharap para siswa dapat terus mengembangkan potensi yang dimiliki, khususnya di bidang pertanian, baik dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi maupun terjun langsung ke dunia kerja. “Kami berharap anak-anak bisa terus mengembangkan potensi pertanian. Mudah-mudahan suatu saat nanti bisa langsung bekerja atau melanjutkan kuliah sesuai dengan jurusan pertaniannya,” katanya. Dalam suasana penuh keakraban tersebut, Ali juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pendampingan terdapat perkataan maupun sikap yang kurang berkenan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Begitu pula sebaliknya, momen pelepasan menjadi kesempatan untuk saling memaafkan apabila selama tiga bulan menjalani PKL terdapat kesalahan atau hal-hal yang kurang berkenan. Bagi para siswa, berakhirnya PKL bukan berarti berakhirnya proses belajar. Pengalaman yang diperoleh selama berada di Glenmore Farm diharapkan dapat menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan di bidang pertanian. Selain pengalaman praktik, para siswa juga diharapkan membawa pulang nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta kecintaan terhadap sektor pertanian. Pelepasan tersebut menjadi penutup perjalanan PKL selama kurang lebih tiga bulan sekaligus menjadi awal bagi ke-12 siswa untuk melangkah menuju jenjang pendidikan dan dunia kerja dengan membawa pengalaman yang telah mereka dapatkan di Glenmore Farm. KERSA sebagai bagian dari upaya pemberdayaan dan pengembangan sektor pertanian turut mendorong agar generasi muda tidak hanya mengenal pertanian secara teori, tetapi juga memiliki pengalaman praktik serta keberanian untuk mengembangkan potensi pertanian di masa mendatang.

Temukan Produk UMKM KERSA

Jelajahi berbagai produk dan jasa UMKM lokal Karawang melalui marketplace KERSA.

Jelajahi Marketplace →